Kata “herbal” terlalu luas. Teh herbal, kapsul ekstrak, jamur kering, akar tanaman dan produk dengan klaim pengobatan dapat masuk aturan yang berbeda meskipun semuanya dijual sebagai herbal.
Empat pertanyaan sebelum booking
Apa ingredient-nya? Dalam bentuk apa? Untuk diminum sebagai food/tea atau memiliki klaim pengobatan? Personal atau commercial? Jawaban ini menentukan jalur pengecekan.
Plant quarantine masih mungkin berlaku
Raw leaves, roots, seeds atau dried plant material dapat memerlukan pengecekan phytosanitary/permit. Produk yang sudah diekstrak atau diproses dapat berbeda.
Klaim kesehatan dapat mengubah klasifikasi
Produk yang mengklaim diagnosis, treatment atau prevention of disease dapat diperlakukan sebagai drug di negara tertentu. Karena itu jangan hanya melihat izin atau label dari Indonesia.
Jangan menyembunyikan ingredient sensitif
Nama ilmiah bahan, komposisi dan label asli perlu tersedia. Jika satu ingredient dilarang di negara tujuan, mengganti deskripsi menjadi “herbal tea” tidak membuat barang menjadi legal.
FAQ
Apakah semua herbal perlu MSDS?
Tidak. MSDS berkaitan dengan karakter bahan/transportasi tertentu, bukan dokumen universal untuk herbal.
Apakah herbal kering selalu perlu Phyto?
Tidak selalu; cek bentuk produk dan negara tujuan.
Apakah izin Indonesia cukup?
Tidak. Negara tujuan menerapkan aturan impornya sendiri.