Mesir bukan tujuan yang tepat untuk pendekatan “kirim dulu, urusan customs nanti”. Sebelum barang berangkat, perlu jelas siapa penerimanya, untuk tujuan apa barang dikirim dan apakah penerima dapat menyelesaikan proses impor.
Mesir memiliki Customs Law dan executive regulations
Customs Law No. 207 of 2020 dan Executive Regulations No. 430 of 2021 menjadi bagian penting kerangka customs Mesir. Barang e-commerce pun tetap tunduk pada customs rules yang berlaku.
Importer dan broker harus jelas
Untuk commercial shipment, proses customs dapat melibatkan customs broker dan authorization. Jangan menganggap courier otomatis dapat menyelesaikan semua jenis commodity tanpa dokumen dari importer.
Personal dan commercial shipment berbeda
Jumlah, nilai, frekuensi dan tujuan barang dapat mempengaruhi bagaimana shipment diperlakukan. Mengirim beberapa barang untuk penggunaan pribadi berbeda dari stok dagangan.
Barang regulated
Food, cosmetic, medical, chemical dan kategori tertentu dapat berada di bawah instansi lain selain customs. Acceptance harus diperiksa sebelum booking.
Sebelum kirim
Siapkan data consignee, deskripsi barang, nilai, quantity, invoice, HS Code jika relevan dan informasi apakah shipment personal atau commercial. Untuk cargo, pastikan siapa yang menangani import clearance di Mesir.
FAQ
Apakah perorangan bisa menerima paket di Mesir?
Bisa untuk shipment yang memenuhi ketentuan, tetapi proses dan dokumen bergantung pada jenis barang serta shipment.
Apakah semua barang bisa clearance melalui courier?
Tidak. Commodity regulated atau shipment tertentu dapat membutuhkan proses, izin atau broker yang berbeda.
Kenapa importer harus dicek sebelum barang berangkat?
Karena barang yang sudah tiba tetapi tidak dapat di-clear dapat menimbulkan storage, return atau biaya lain.