Satu shipment bisa melibatkan beberapa pihak
Courier mengoperasikan network parcel dan sering menyediakan brokerage. Freight forwarder mengatur transport/cargo. Customs broker fokus pada deklarasi dan proses kepabeanan sesuai authorization.
Carrier bukan pemilik izin importer
Walaupun carrier mengajukan declaration, importer tetap harus memenuhi kewajiban yang melekat pada barang dan identitas importernya.
Cargo kompleks membutuhkan pembagian peran
LCL/FCL, machinery, regulated goods atau shipment bernilai tinggi sering memerlukan koordinasi antara origin forwarder, destination agent, broker dan importer.
Tanyakan empat hal
Siapa submit declaration? Siapa importer? Siapa bayar duty/tax? Siapa mengurus permit? Jawaban ini lebih penting daripada sekadar “door-to-door”.
FAQ
Apakah door-to-door berarti semua izin diurus carrier?
Tidak.
Apakah broker membayar duty untuk importer?
Dapat memfasilitasi pembayaran, tetapi tanggung jawab dan billing mengikuti arrangement.
Apakah courier cocok untuk semua cargo?
Tidak. Ukuran, commodity dan clearance dapat membutuhkan freight service.