Blog & Berita

Navigasi cerdas untuk solusi logistik dan supply chain Anda.

Berat Barang 10 Kg Tapi Ditagih 18 Kg? Memahami Berat Volumetrik

Pernahkah Anda menimbang paket seberat 10 kg, tetapi setelah masuk ke carrier bobot tagihannya justru lebih tinggi? Belum tentu pihak ekspedisi salah timbang. Dalam pengiriman barang, ruang (volume) yang dipakai oleh paket juga diperhitungkan.

Berat Aktual vs. Berat Volumetrik

Penyedia jasa pengiriman menentukan tarif berdasarkan chargeable weight yang mempertimbangkan dua parameter:

  • Berat Aktual: Angka murni yang tertera pada timbangan fisik.
  • Berat Volumetrik: Hasil perhitungan dimensi ruang yang dihabiskan paket (panjang Γ— lebar Γ— tinggi).

Pada banyak layanan, chargeable weight mengambil nilai tertinggi di antara keduanya sesuai ketentuan carrier.

Contoh Perhitungan Mudah

Sebuah boks berukuran 60 Γ— 50 Γ— 40 cm, jika layanan menggunakan pembagi (divisor) 6.000, maka menghasilkan berat volumetrik 20 kg.

$$\frac{60 \times 50 \times 40}{6.000} = 20\text{ kg}$$

Jika berat aktual fisik boks tersebut hanya 10 kg, maka pihak ekspedisi akan menetapkan 20 kg sebagai dasar chargeable weight.

Tidak Semua Carrier Memakai Pembagi yang Sama

DHL Express, misalnya, mempublikasikan formula dengan pembagi 5.000. Layanan atau ekspedisi lain dapat menggunakan formula berbeda. Oleh karena itu, tarif per kg tidak boleh dibandingkan secara langsung tanpa melihat formula volume dan minimum charge.

Ukur Setelah Packing

Penambahan bubble wrap, kardus pelindung ganda, palet, atau peti kayu (wooden crate) dapat memperbesar ukuran luar paket secara signifikan. Carrier mengukur paket dalam kondisi fisik akhir saat tiba di fasilitas mereka. Melakukan booking dengan perkiraan ukuran sebelum dipacking berisiko terkena koreksi saat pengukuran ulang (remeasure).

Langkah Mengurangi Risiko Koreksi Ongkir

  1. Timbang paket setelah proses packing selesai sepenuhnya.
  2. Ukur dimensi terluar (panjang, lebar, dan tinggi) setiap koli.
  3. Gunakan dimensi akhir riil, bukan perkiraan.
  4. Periksa formula pembagi dari layanan ekspedisi yang dipilih.
  5. Simpan dokumentasi foto packing untuk kargo berukuran besar.

Bukan Hanya Volumetrik

Perhatikan bahwa biaya tambahan (surcharges) tersendiri juga dapat timbul akibat faktor lain, seperti:

  • Overweight dan oversize
  • Non-stackable (barang tidak dapat ditumpuk)
  • Peti kayu (wooden crate) dan penanganan khusus (special handling)

Kenapa Perbandingan (Compare) Itu Penting?

Membandingkan ongkos kirim bukan hanya soal melihat tarif per kilogram. UKURIR membantu Anda membandingkan berbagai alternatif pengiriman secara komprehensif berdasarkan berat, dimensi, jenis komoditas, dan rute tujuan. Untuk paket atau muatan besar, opsi dapat disesuaikan ke Air Cargo, kargo darat, trucking, hingga pengiriman kontainer LCL/FCL.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu chargeable weight?
Berat yang digunakan sebagai acuan dasar penentuan biaya pengiriman sesuai ketentuan layanan, umumnya diambil dari angka terbesar antara berat aktual dan berat volumetrik.
Apakah semua kurir memakai divisor yang sama?
Tidak. Rumus pembagi berbeda-beda tergantung pada ketentuan masing-masing kurir, rute, dan jenis moda transportasi.
Kenapa berat tagihan bisa berubah setelah pickup?
Carrier melakukan proses penimbangan ulang (reweigh) dan pengukuran ulang (remeasure) di hub/gudang, lalu mengoreksi chargeable weight jika data fisik aktual berbeda dari input awal saat pemesanan.
Tags:

Baca Juga

Lihat Semua
Related
DDP, DAP dan DDU: Apa Bedanya?
Selengkapnya
Related
Apa Itu HS Code dan Kenapa Salah HS Code Bisa Jadi Masalah?
Selengkapnya

Ayo Tumbuh Bersama Ukurir

Dapatkan akses ke ribuan rute domestik dan internasional dengan komisi yang menguntungkan. Jadilah bagian dari revolusi logistik hari ini.

Ukurir