Barang terlalu besar untuk courier, tetapi belum tentu perlu menyewa satu container. Dalam kondisi seperti ini, pilihan biasanya mulai mengarah ke LCL atau FCL.
LCL: berbagi ruang container
LCL atau Less than Container Load digunakan ketika shipment tidak membutuhkan satu container penuh. Barang dikonsolidasikan dengan cargo lain dan biaya banyak dipengaruhi volume, rute dan handling.
FCL: satu container untuk shipment
FCL atau Full Container Load digunakan ketika satu container dialokasikan untuk shipment. Ini tidak selalu berarti container harus penuh sampai batas terakhir; keputusan FCL juga bisa dipengaruhi volume, handling, keamanan dan efisiensi.
Cara menghitung CBM
Untuk bentuk kotak, CBM dapat dihitung dari panjang Γ lebar Γ tinggi dalam meter. Box 1,2 m Γ 1 m Γ 1 m = 1,2 CBM.
Jangan memilih hanya dari CBM
- Jumlah piece dan berat total.
- Berat per piece.
- Stackable atau non-stackable.
- Jenis commodity.
- Origin/destination dan biaya lokal.
- Kebutuhan pickup/delivery.
- Urgency dan jadwal kapal.
UKURIR dapat membantu membandingkan LCL, FCL atau moda lain ketika detail shipment sudah tersedia.
FAQ
Apakah LCL selalu lebih murah dari FCL?
Tidak. Pada volume tertentu dan rute tertentu, total biaya FCL dapat lebih masuk akal.
Apakah LCL dihitung hanya dari berat?
Tidak. Volume/CBM sangat penting dan aturan charge dapat berbeda menurut shipment.
Apakah LCL bisa door to door?
Bisa untuk service tertentu dengan kombinasi pickup, sea freight, clearance bila internasional, dan delivery.